Sekda Pastikan Penyebab Banjir Saluran Kota Cilacap Tersumbat, Segera Lakukan Ini
PORTAL PURWOKERTO– Banjir yang terjadi di wilayah Kota Cilacap beberapa waktu lalu mendapat perhatian dari pemerintah setempat guna segera menangani masalah tersebut.
Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko saat melakukan inspeksi ke berbagai wilayah kota dan meninjau beberapa proyek pembangunan di kawasan tersebut sempat menemukan salah satu penyebab banjir di Kota Cilacap.
Ia menekankan, salah satu penyebabnya adalah saluran air yang tersumbat oleh tumpukan sampah dan penumpukan lumpur. Kondisi ini menyebabkan saluran air di beberapa titik wilayah kota tidak berfungsi secara optimal.
Saat hujan deras seperti beberapa waktu lalu tidak mampu menahan air sehingga meluap ke daratan sekitarnya, termasuk permukiman penduduk.
Beberapa langkah penanganannya, Sekda menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) guna segera melakukan normalisasi saluran tertentu yang dianggap sebagai akses penting di wilayah kota.
“Kami telah berkoordinasi dengan PSDA dan segera dilakukan pembersihan agar aliran air dapat kembali lancar,” katanya.
Ditemani beberapa pejabat terkait, Sadmoko sempat mengamati dan memeriksa perkembangan berbagai proyek pembangunan di kawasan Kota Cilacap.
“Untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai rencana dan menyelesaikan berbagai hambatan yang terjadi di lapangan,” tegasnya pada akhir pekan lalu.
Di antaranya, pembangunan jembatan di kawasan Perumahan Daerah Jeurugel yang dikategorikan sebagai proyek strategis karena jembatan ini akan menjadi jalur evakuasi bencana.
Dikatakan bahwa kemajuan pembangunan saat ini telah mencapai 35 persen dan diharapkan selesai sekitar bulan Desember mendatang.
Termasuk dalam perjalanan melihat proyek pembangunan jalan di Jeruklegi yang berada mulai dari SMPN 1 Jeruklegi hingga arah Jalan Satria. “Ini merupakan akses utama penghubung baru menuju jalan raya. Semoga dapat mempermudah akses perekonomian masyarakat” ujar Sadmoko.
Ia mengatakan, tingkat kemajuan pekerjaan jalan ini telah mencapai 30 persen menggunakan metode rigid.
Tidak terlepas dari perhatian adalah Puskesmas Cilacap Utara yang selama ini menjadi perhatian karena kurangnya area parkir. Sementara lokasinya berada di persimpangan yang ramai di Bundaran Tugu Lilin Gumilir.
Menurutnya, salah satu solusinya adalah pemerintah kabupaten membeli lahan di sebelah selatan Puskesmas yang dikatakan telah dijual oleh pemiliknya. “Tapi ini hanya solusi awal, dan kami sampaikan kepada bupati untuk pembahasan lebih lanjut,” tambahnya.
