Ketakutan Steffi Zamora Bermain Film Pengin Hijrah
AKTRISSteffi Zamoratidak menutup kemungkinan bahwa dirinya pernah kehilangan semangat ketika menerima tawaran untuk bermain dalam film drama religiusIngin Pergi Ke Tempat LainJudulnya terdengar berat, apalagi ia merasa bukan sosok yang terlalu religius. Namun keraguannya justru berubah menjadi pengalaman berharga yang membuka ruang refleksi baru bagi dirinya.
Steffi mengakui ketakutannya muncul karena khawatir publik memiliki ekspektasi tinggi terhadap dirinya. “Sebenarnya awalnya agak takut sih saat tahu judulnyaIngin Pergi Ke Tempat Lain, seperti sangat berat, ya. Sepertinya bukan aku yang sebenarnya, aku juga bukan orang yang sangat religius. Terus aku takut orang-orang memiliki ekspektasi tinggi,” kata Steffi saat berkunjung ke kantor.Tempo, pada Selasa, 23 September 2025.
Namun, segalanya berubah setelah ia membaca naskah dan bertemu tim produksi. Steffi justru jatuh hati pada karakter Alina, seorang mahasiswi yang keras kepala namun berhati tulus. “Sebenarnya judulnya saja, saat menonton sama sekali tidak terasa film religius, sih. Dikemasnya dengan sangat-sangatcahaya, ada juga adegan romantis yangkonyolsepertiRom-com,” katanya.
Perjalanan syuting di empat lokasi, Jakarta, Bogor, Belitung, hingga Uzbekistan, semakin menambah pengalamannya. Meski sempat tertahan oleh masalah paspor dan harus langsung syuting sesaat setelah mendarat di Uzbekistan, ia menganggap momen itu menantang sekaligus mengesankan.
Pelajaran Hijrah yang Melekat
Untuk Steffi, memerankan Alina bukan hanya sekadar soal akting. Ia merasa ikut belajar tentang makna hijrah yang lebih luas. “Perubahan hijrahnya itu tidak berlebihan, tidak dipaksakan, proses Alina menjadi lebih baik. Proses hijrah itu pasti tidak mudah, jadi ada tantangan dan segala macamnya. Itu yang di-highlight“sebenarnya,” katanya.
Dalam keterangan resmi film, Steffi menegaskan perjalanan spiritual Alina membuka ruang refleksi. “Perjuangan batin dan perjalanan spiritual Alina dalam menemukan makna hijrah yang sebenarnya dapat dilihat dalam film ini. Perjalanan hijrah tidak selalu tentang meninggalkan, tetapi juga tentang menemukan: siapa diri kita, untuk siapa kita hidup, dan apa tujuan hidup ini,” katanya.
Pesan itulah yang dia harap bisa sampai kepada penonton muda. “Hijrah itu bukan hanya tentang pakaian, tapi tentang berubah menjadi lebih baik. Aku harap penonton bisa mendapatkannya dannikmatimenontonnya,senangmenontonnya. Jadi tidak terasa berat, tapi justru menjadi inspirasi,” katanya.
Dari keraguan yang pernah menghantui dirinya, Steffi akhirnya menemukan keyakinan baru melalui karakter Alina.Ingin Pergi Ke Tempat Lainmenjadi bukti bahwa film religius bisa disajikan secara ringan tanpa kehilangan maknanya. “Berubah menjadi lebih baik ternyata menyenangkan juga,” kata Steffi sambil tersenyum.
FilmIngin Pergi ke Tempat Laindijadwalkan tayang serentak di bioskop pada 30 Oktober 2025.
SILVIA ALYA RAHMAH
