Ayah Elon Musk Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual terhadap Lima Anaknya

Ayah Elon Musk Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual terhadap Lima Anaknya

ERROL Musk, ayah miliarderElon Muskdituduh melakukan pelecehan seksual terhadap lima anak dan anak tiri serta sejak tahun 1993, dari laporan investigasi yang dilakukanThe New York Timespada Selasa, 23 September 2025, berbagai tuduhan pelecehan seksual itu menjadi alasan bagi Elon Musk, jarang menyebut nama ayahnya yang kini berusia 79 tahun.

Kesaksian terhadap Ayah Elon Musk

Dilaporkan dariEnews Errol, 79, diduga melakukanpelecehan seksualterhadap anak-anaknya di California dan Afrika Selatan, tempat ia tinggal dan Elon dilahirkan. Dokumen yang diperolehThe Timesdari polisi dan pengadilan diperkuat dengan wawancara dengan keluarga, diduga bahwa insiden paling awal terjadi pada tahun 1993, saat salah satu anak tiri Errol, Jana Bezuidenhout yang berusia 4 tahun memberi tahu anggota keluarga bahwa ayah tirinya telah menyentuhnya.

Sepuluh tahun kemudian, Jana mengakui melihat Errol mencium celana dalamnya yang kotor. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Errol menyampaikan pada 2018 bahwa ia dan Jana telah memiliki seorang anak beberapa tahun setelah ia bercerai dari ibunya, Heide Bezuidenhout, pada 2004.Errol memiliki sembilan anak dan dua anak tiri. Selain Heide, Errol sebelumnya pernah menikah dengan Maye Haldeman dan Sue Musk.

Keluarga juga menuduh Errol melakukan kekerasan terhadap dua putrinya dan seorang anak tiri. Dan pada tahun 2023, anggota keluarga dan seorang pekerja sosial turun tangan ketika putranya yang saat itu berusia 5 tahun mengatakan bahwa Errol telah menyentuh bagian intim tubuhnya.

Errol Musk dan Jana Bezuldenhout. The Sun

Dari laporanThe New York Timesitu, ada tiga penyelidikan polisi terkait dengan pelecehan seksual tersebut, tetapi dibuat terpisah. Setelah semua dibuka, terlihat dua penyelidikan pertama telah berakhir. Sementara penyelidikan terakhir belum jelas apa yang terjadi, dan hingga kini pengadilan belum menghukum Errol atas semua kejahatannya.

Selain membantah tuduhan tersebut, Errol menuduh dalam sebuah pernyataan kepadaThe Timesbahwa tuduhan tersebut dibuat-buat oleh anggota keluarga yang mencoba mendapatkan uang dari Elon dengan “memaksa anak-anak untuk mengatakan hal-hal yang tidak benar.” Selain itu, Errol mengatakan melalui email bahwa ia hanya mengetahui satu tuduhan pelecehan. NamunThe Timesjuga mencatat bahwa dalam pesan yang sama ia memberikan penjelasan mengenai kondisi di sekitar dua tuduhan lainnya.

Dilaporkan dariThe Guardian,Elon Musk menggambarkan hubungan yang sulit dengan Errol, terutama ketika ia mengomentari ayahnya. Pada 2017, CEO Tesla itu mengatakan kepadaRolling Stonebahwa ayahnya telah melakukan “hampir semua hal jahat yang mungkin terpikirkan”. Dalam profilnya, mantan penasihat Trump itu mengatakan ia tinggal bersama ayahnya pada usia 10 tahun, sementara saudara-saudarinya, Kimbal dan Tosca, tinggal bersama ibu mereka.

Saya merasa kasihan pada ayah saya, karena ibu saya memiliki tiga anak. Ia terlihat sangat sedih dan kesepian sendirian. Jadi saya berpikir, ‘Saya bisa menemani dia,'” katanya. Ia melanjutkan, “Saat itu saya tidak begitu mengerti jenis orang seperti apa dia … Itu bukan ide yang baik.” Tanpa menjelaskan secara spesifik, ia mengatakan kepada publikasi tersebut, “Ayah saya pasti memiliki rencana jahat yang matang. Ia akan merencanakan kejahatan.

The Timesmenyatakan Elon Musk tidak merespons permintaan komentar dari publikasi tersebut

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *