Dari DBL ke Timnas, Zaki Ikuti Jejak Sepupunya dengan Dukungan Ibu
HARIAN BOGOR RAYA– Debut Zaki Novran Saputra (15) di Honda DBL dengan Kopi Good Day 2025 Sumatra Selatan bukan hanya tentang pertandingan basket. Lebih dari itu, panggung DBL menjadi simbol harapan keluarga besar yang memiliki tradisi panjang dalam olahraga basket.
Zaki adalah siswa SMA Bina Sriwijaya Indonesia (BSI) Palembang. Ia turun pertama kali di ajang DBL melawan SMAN 1 Unggulan Muara Enim pada 15 September 2025 di GOR Jakabaring. Meski timnya kalah 27-37, ia tampil impresif dengan mencetak 8 poin dan 8 rebound.
Perjalanan Zaki menuju DBL tidak lepas dari inspirasi sepupunya, Anggun Annaila Zahra. Anggun pernah bersinar di DBL, lalu masuk ke Timnas Basket Putri U18, bahkan berkesempatan terbang ke Amerika bersama tim Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2024. Prestasi itu yang menyalakan api semangat Zaki.
Dukungan penuh juga datang dari ibunya, Nyimas Dewi Arimbi. Meskipun harus menjalani cuci darah hingga tiga kali seminggu karena komplikasi ginjal dan jantung, Nyimas tidak pernah absen memberi semangat. Ia bahkan rela datang menggunakan kursi roda dan oksigen ke arena pertandingan. “Saya ingin melihat Zaki bermain di DBL, ini adalah mimpi yang lama ditunggu,” katanya.
Keranjang memang menjadi identitas keluarga. Selain Anggun, Zaki juga merupakan keponakan Tedy Marta Reza, mantan pemain basket yang kini menjabat Ketua Perbasi Banyuasin. Lingkungan tersebut membuat Zaki akrab dengan bola basket sejak duduk di bangku SD.
Meskipun fokus pada olahraga, Zaki juga memiliki prestasi akademik. Ia lulus SMP dengan hafalan Juz 30, dan rata-rata nilainya di atas 70. Hal ini membuat keluarganya semakin bangga, karena Zaki tumbuh menjadi pribadi yang seimbang antara olahraga dan pendidikan.
Bagi Nyimas, apa yang diraih Zaki saat ini hanyalah langkah awal. Ia berharap putranya bisa mengikuti jejak Anggun, bahkan melampauinya. “Semoga dia bisa membanggakan orang tua, dan suatu hari membela Indonesia di Timnas,” harapnya.***
