Dari Majalengka ke Nasional Aulia Ikhwanudin Perkenalkan AI dan Pemrograman Gratis untuk SMP dan SMA Seluruh Indonesia

Dari Majalengka ke Nasional Aulia Ikhwanudin Perkenalkan AI dan Pemrograman Gratis untuk SMP dan SMA Seluruh Indonesia

PRA JABAR– Di tengah gegap gempita perayaan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, ada kabar membanggakan dari dunia pendidikan teknologi. Sebuah inisiatif besar lahir untuk membuka akses belajar Artificial Intelligence (AI) dan coding secara gratis bagi pelajar SMP dan SMA di seluruh Indonesia.

Yang menarik, salah satu tokoh di balik inisiatif ini adalah Aolia Ikhwanudin, seorang pria dari Bantarujeg, Kabupaten Majalengka. Sosok yang akrab disapa Boy ini kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komputer Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS), sekaligus menjadi bagian penting dalam lahirnya program pendidikan digital yang bisa diakses oleh siapa pun.

Menurut Aolia, momentum 80 tahun Indonesia merdeka harus dimaknai dengan menyalakan semangat generasi muda untuk menguasai teknologi informasi.

“Anak-anak SMP hingga SMA sekarang sudah akrab dengan gadget dan internet. Tinggal bagaimana kita sebagai pendidik memberi akses agar mereka bisa naik kelas, dari sekadar pengguna menjadi pencipta teknologi. E-book ini adalah salah satu langkahnya,” kata Boy saat berbincang dengan Tribun di Majalengka, Rabu 20 Agustus 2025.

Menurutnya, peluncuran e-book gratis ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Aolia, langkah ini merupakan bentuk komitmen ITTS untuk menjawab kebutuhan global akan talenta di bidang teknologi, sekaligus mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin generasi muda bukan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang dapat menciptakan solusi. Itu kunci agar Indonesia bisa bersaing di kancah global,” tegasnya.

Kebanggaan bagi Majalengka

Bagi masyarakat Majalengka, keterlibatan Aolia Ikhwanudin dalam inisiatif ini adalah sebuah kebanggaan. Dari tanah Bantarujeg, ia membuktikan bahwa putra daerah juga bisa memberikan kontribusi besar bagi pendidikan nasional.

Inisiatif ini diharapkan dapat menginspirasi pemuda daerah lain untuk percaya diri, belajar teknologi, dan ikut serta menciptakan masa depan digital bangsa.

“Indonesia memiliki potensi luar biasa. Jika anak-anak muda kita diberi akses dan ruang untuk berkreasi, mereka bisa melahirkan inovasi yang mendunia. Buku ini hanyalah langkah awal,” kata Aolia.

Program ini langsung dipimpin oleh Onno W. Purbo, Rektor ITTS sekaligus pakar teknologi informasi nasional. Melalui peluncuran e-book berjudul Panduan Praktis AI & Coding untuk Pemula, ITTS ingin menjawab kebutuhan siswa yang sering terkendala biaya dan kesulitan memahami materi.

“Kami menyadari minat siswa terhadap teknologi sangat besar, tapi seringkali aksesnya terbatas atau materinya terlalu rumit. Buku ini kami buat sederhana, penuh ilustrasi, dekat dengan kehidupan sehari-hari, agar belajar AI dan pemrograman menjadi menyenangkan,” jelas Onno.***

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *