Gempa Terkini di Sulawesi Utara Pagi Ini Minggu 17 Agustus 2025, Berikut Informasi BMKG Magnitudonya
MI – Gempa bumi terkini melanda di wilayah Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), pada Minggu (17/8/2025) pagi.
Melonguane adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulut.
Wilayah ini terletak di bagian utara Sulawesi Utara, berbatasan dengan negara Filipina.
Berdasarkan Info BMKG, gempa bumi itu terjadi pada pukul 08.31 WIB atau 09.31 WITA.
Gempa bumi yang melanda daerah tersebut memiliki kekuatan magnitudo 3,4 SR.
Episentrum gempa bumi berada di laut 130 kilometer sebelah utara Melonguane, Sulut.
Kedalaman pusat gempa berada di kedalaman 105 kilometer.
BMKG mengatakan bahwa informasi ini menekankan kecepatan, sehingga hasil pemrosesan data belum stabil dan bisa berubah seiring dengan kelengkapan data.
Berikut data gempa berdasarkan unggahan akun resmi Info BMKG:
#Gempa Mag:3,4, 17-Agustus-2025 08:31:06 WIB,
Lok:4,91 LU, 127,42 BT (130 km Timur Laut MELONGUANE-SULUT),
Kedalaman: 105 km #BMKG
Gempa 3,2 di Melonguane
#Gempa Mag:3,2, 17-Agustus-2025 08:57:20WIB,
Lok:5,82LU, 126,85BT (203 km Timur Laut MELONGUANE-SULUT),
Kedalaman: 103 km #BMKG
Sekilas Melonguane
Melonguane adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulut.
Melonguane dibentuk pada tahun 2002 ketika Kabupaten Kepulauan Talaud dimekarkan dari Kabupaten Kepulauan Sangihe-Talaud.
Melonguane terletak di pulau utama Talaud.
Terletak di bagian utara Sulawesi Utara, berbatasan dengan negara Filipina.
Melonguane juga merupakan ibu kota pemerintahan serta ekonomi kabupaten.
Jumlah penduduk Kecamatan Melonguane adalah 11.920 jiwa pada Tahun 2020.
Melonguane memiliki fasilitas seperti Bandar Udara Melonguane dan Pelabuhan Melonguane.
Tindakan yang harus diambil saat terjadi gempa bumi
Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:
1. Tetap tenang
Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!
Tarik napas dalam-dalam, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.
2. Di dalam rumah
Jika sedang berada di dalam penginapan saat gempa terjadi, berusahalah menyelamatkan diri dan orang-orang di sekitar Anda.
Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang jatuh akibat gempa.
Setelah itu, lindungi kepala dengan benda yang lembut.
Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.
3. Di luar ruangan
Jika saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lalu pergi ke area terbuka.
Tenanglah dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.
Karena biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.
4. Di tengah kerumunan
Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.
Untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa memperhatikan petunjuk petugas penyelamat dan berusaha langsung menuju ke tangga darurat untuk sampai ke area terbuka.
5. Di pegunungan atau dataran tinggi
Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, segeralah berpindah ke area terbuka untuk berlindung.
Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan terjadi longsor dan mengancam keselamatan jiwa.
6. Di laut
Gempa bumi di bawah laut dapat menyebabkan gelombang tsunami.
Jika gempa terjadi, segera berpindah ke daerah yang lebih tinggi.
7. Di dalam kendaraan
Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, peganglah dengan erat agar tidak jatuh.
Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.
