Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Luluskan Mahasiswa dengan Akreditasi Unggul
– Kelulusan Angkatan ke-24 Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tepat Waktu, Bukti Komitmen Akademik dan Kualitas Bimbingan yang Baik – Mahasiswa Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Angkatan ke-24 Berhasil Lulus Sesuai Jadwal, Menunjukkan Dedikasi Akademik dan Pembinaan Berkualitas – Suksesnya Lulusan Angkatan ke-24 Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tepat Waktu, Mencerminkan Komitmen dan Kualitas Bimbingan yang Tinggi – Angkatan ke-24 Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Lulus Tepat Waktu, Bukti Komitmen Akademik dan Pembinaan yang Unggul – Kelulusan Tepat Waktu Angkatan ke-24 Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Menjadi Bukti Komitmen dan Kualitas Bimbingan yang Cemerlang
Universitas Borobudur berhasil mengadakan upacara wisuda di JICC Senayan, Jakarta, pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Dari ratusan lulusan, terdapat 48 peserta program angkatan ke-24 yang berhasil meraih gelar doktor dalam bidang hukum.
Memiliki akreditasi unggul, Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur berhasil menyelesaikan studi para mahasiswanya yang berasal dari berbagai latar belakang profesi.
Dimulai dari akademisi universitas di Indonesia, para pengacara, jaksa, hakim, anggota DPR, aparat kepolisian dan TNI, dokter, pejabat ASN, hingga pengusaha nasional.
Hal ini juga menunjukkan bahwa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur tidak hanya berfungsi sebagai lingkungan akademik, tetapi juga menjadi wadah penting untuk menciptakan keterlibatan lintas bidang dalam penguatan ilmu hukum nasional.
Kesuksesan angkatan ini tidak terlepas dari peran kepemimpinan dan pembinaan intensif Prof. Dr. Faisal Santiago, SH., MM., Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum.
Ia terkenal sebagai tokoh akademik yang memiliki visi jauh ke depan dan sangat berkomitmen dalam membimbing mahasiswa sejak awal perkuliahan hingga masa sidang umum.
Menggunakan pendekatan yang manusiawi tetapi terstruktur, ia mampu menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi, kolaboratif, serta berfokus pada kualitas penelitian hukum yang praktis.
“Sejauh ini sistem pembelajaran yang diterapkan sangat mendukung dan menyenangkan, sehingga para mahasiswa belajar dengan penuh antusias,” ujar Dr. Achmad Taufan Soedirdjo, SH., MH., setelah mengikuti acara wisuda.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh lulusan lainnya, Dr. Ir. SA. Wiraguna, SH., MH., MM., M.Ars. “Kami merasa sangat didukung dan dibimbing dengan penuh perhatian, sehingga mampu menyelesaikan studi sesuai dengan waktu yang ditentukan,” katanya.
Hasil yang dicapai oleh angkatan ke-24 ini menunjukkan bahwa Fakultas Hukum Universitas Borobudur Jakarta tetap berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademis, tetapi juga siap berkontribusi dalam perubahan sistem hukum Indonesia menuju keadilan dan kemajuan bangsa.
Berikut adalah para lulusan doktor ilmu hukum yang berhasil meraih gelar tersebut: di kalangan politik, terdapat nama-nama besar seperti Ahmad Sahroni, anggota Partai NasDem, Trimedya Panjaitan, tokoh senior PDIP, serta M. Hamid Noor Yasin dari PKS.
Di kalangan pejabat pemerintah daerah, Bupati Banyuasin Askolani juga tercantum dalam daftar lulusan.
Sementara itu, di dunia hukum, militer, dan kesehatan juga diwakili oleh tokoh-tokoh terkemuka.
Di antaranya adalah Mayjen TNI AD Endro Satoto (Kepala Lembaga Pertahanan Unhan), Brigjen Pol. I Gusti Gede Maha Andika (Karokespol Pusdokkes Polri), serta Taufan Zakaria (Wakajati Maluku Utara). Dari lembaga penegak hukum, Ricky Setiawan Anas (Kajari Tanjung Perak) juga menyelesaikan pendidikannya.
Yang juga menarik adalah partisipasi tokoh dari luar bidang hukum murni, seperti Hery Chariansyah (Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak) dan Brigjen Jonny, seorang dokter spesialis ginjal dari RSPAD, yang menunjukkan betapa pentingnya ilmu hukum dalam berbagai aspek pembangunan dan pelayanan publik.
Banyaknya profesi dan latar belakang para lulusan menunjukkan bahwa ilmu hukum merupakan dasar yang bersifat universal. Kami percaya, dengan pemahaman yang mendalam serta riset yang telah mereka lakukan, kontribusi mereka terhadap Indonesia akan semakin bermakna dan memiliki dimensi keadilan,” ujar Taufan. Beragamnya bidang pekerjaan dan latar belakang para wisudawan membuktikan bahwa ilmu hukum bersifat universal. Kami yakin, berkat disertasi dan penelitian mendalam yang telah mereka kerjakan, sumbangan mereka bagi Indonesia akan semakin bernilai dan memiliki aspek keadilan,” kata Taufan. Keanekaragaman profesi dan latar belakang para lulusan menunjukkan bahwa ilmu hukum adalah fondasi yang berlaku umum. Kami yakin, dengan bekal penelitian dan disertasi yang telah mereka lakukan, kontribusi mereka terhadap Indonesia akan semakin berarti dan memiliki wajah keadilan,” ujar Taufan.
Menurut Taufan, acara wisuda Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur pada bulan Oktober 2025 ini bukan hanya sebuah upacara akademis, tetapi juga pertemuan strategis para pihak terkait penting negara, yang kini bersatu melalui ikatan almamater dan gelar akademis tertinggi dalam bidang hukum.
“Acara ini dinantikan untuk melihat bagaimana lulusan terbaru mereka akan menerapkan ilmu yang mereka peroleh dalam memajukan Indonesia,” tutupnya.
