Sudah sepekan lebih penggemar Togel di kota Semarang dan para Pengecernya kelimpungan, karena aktifitasnya terhenti.
Dari pantauan media ini di beberapa kecamatan, tidak satupun ada pengecer togel yang melakukan aktifitasnya.
Tutup, tidak ada lagi aktifitas penjualan kupon togel
“Tidak berani mas, ada operasi…”, begitulah jawaban yang diperoleh dari dari pengecer dan penggemar togel di wilayah Semarang Utara, Timur, Tengah, Gayamsari, Semarang Selatan, dan Candisari.
Para warga yang biasa bekerja sebagai penulis kupon togel pun jadi kelimpungan karena berhari-hari tidak mendapat penghasilan atau upah. Sedangkan para penggemar togel kelimpungan, karena kehilangan hiburan dan harapannya untuk mendapat hadiah.
Ada Operasi ? Tapi mereka tidak mau lebih jauh mengungkap pihak mana yang melakukan operasi.
Padahal, selama ini aktifitas mereka lancar-lancar saja, tanpa ada operasi. Kalaupun ada mobil patroli polisi, biasanya hanya berhenti sebentar di tiap lapak togel, kemudian berlalu tanpa ada peristiwa yang mengganggu aktifitas bisnis pertogelan.
Terhentinya aktifitas Togel Darat di Semarang, ditengarai karena Peesiden Jokowi “terganggu” dengan pemberitaan Maraknya Perjudian Online yang konon perputaran uangnya berjumlah Ratusan Trilyun. Kemudian presiden mewacanakan pembentukan Satgas Judi Online.
Walhasil, polisi di daerah pun mulai ancang-ancang untuk “mengamankan diri”, dengan membersihkan lingkungannya dari kesan pembiaran pertogelan.
Bila dilihat dari aspek efektifitas dalam menghentikan kebiasaan masyarakat untuk memasang togel, pengaruhnya relatif kecil. Sebab masyarakat yang sudah terbiasa menbeli togel, akan terus berupaya mencari alternatif untuk bisa melampiaskan “hajatnya”, yaitu di versi online.
Bagi yang sudah terbiasa pada versi online, mereka mengaku lebih enjoy, karena Privacy Terjaga, selain itu juga Diskon yang cukup besar dibandingkan bila pasang togel versi kupon di darat yang tanpa diskon.
Namun bagi yang tidak terbiasa di versi online, mereka khawatir bila mendapat hadiah besar tidak dibayar, dan akhirnya mereka titip pasang togel pada warga yang sudah terbiasa bermain online.
Bahkan ada juga yang tadinya bekerja sebagai penulis kupon togel, akhirnya secara sembunyi-sembunyi menjual togel pada orang-orang tertentu yang dikenalnya.
*****
Lalu apakah poin yang bisa diambil dari ilustrasi di atas ?
Penulis menyimpulkan, bahwa adanya Togel Darat, dikarenakan Adanya Situs Judi Online.
Dan penulis berkeyakinan, bahwa Satgas Judi Online sangat sulit untuk menutup habis perjudian online, sebab orang-orang yang berkepentingan, tentu saja tidak mau melepas aktifitas bisnis yang nilainya ratusan trilyun tersebut…?