Polisi Pemilik Rubicon dengan Plat Palsu Ganti Nopol Asli Usai Kena Propam, Bantah Mobil Bodong
– Petugas kepolisian yang memiliki mobil mewah Jeep Wrangler Rubicon berwarna jingga dengan plat nomor palsu langsung mengganti kendaraannya menggunakan nomor polisi asli.
Perubahan ini terjadi setelah petugas kepolisian bernama AKP Ramli diperiksa oleh Departemen Profesi dan Pengamanan (Propam).
AKP Ramli menjabat sebagai Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Sipropam Polrestabes Makassar.
Ia menjadi viral di media sosial setelah mobil mewahnya yang menggunakan plat nomor palsu DD 501 JR terparkir di halaman Mapolrestabes Makassar.
Bukan kendaraan ilegal, tetapi mengakui plat nomor palsu
AKP Ramli secara tegas menyangkal bahwa mobil Rubicon miliknya merupakan kendaraan ilegal.
Ia menyatakan mobil tersebut dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
“Jika ada yang berpikir itu mobil ilegal, tidak, surat-suratnya lengkap,” katanya, dilansir dari Tribun Timur pada Rabu (15/10/2025).
Di sisi lain, AKP Ramli mengakui menggunakan plat nomor yang tidak terdaftar untuk mobil Rubicon berwarna jingga.
Ia mengaku lupa memasang plat nomor asli setelah pulang ke kampung.
“Memang saya lupa membuka pelat karena saya berasal dari luar daerah, karena orang tua sakit saya mengambil obat di kampung,” tambahnya.
Mohon maaf dan segera ganti nomor polisi asli
Masalah modifikasi palsu pada mobil Rubicon akhirnya menimbulkan konsekuensi panjang.
Departemen Profesi dan Pengamanan (propam) turun tangan untuk memeriksa AKP Ramli.
“Keterangan juga telah diambil kemarin dan dikonfirmasi oleh Propam,” kata AKP Ramli, dilansir dari Kompas.com.
Setelah diperiksa, AKP Ramli segera mengganti nomor kendaraan yang terdaftar secara resmi.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf jika terjadi keributan terkait mobil Rubicon miliknya.
“Jika ada yang merasa dirugikan terkait pelat, saya sampaikan permintaan maaf, tetapi hal ini tidak memiliki maksud atau tujuan tertentu,” tegasnya.
Berapa penghasilan seorang polisi dengan pangkat AKP?
Munculnya AKP Ramli karena plat palsu Rubicon juga menarik perhatian terhadap gaji polisi dengan pangkat AKP.
Mobil Rubicon yang dimiliki AKP Ramli diketahui tidak dijual dengan harga terjangkau.
Mobil AKP Ramli diduga merupakan jenis Jeep Wrangler Rubicon 3.6 Sahara Unlimited Trail bensin-AT empat pintu produksi tahun 2013 dengan harga bekas sekitar Rp 815 juta hingga Rp 950 juta.
Harga mobil Jeep Rubicon baru di Indonesia sekitar Rp2,389 miliar untuk varian Jeep Wrangler Rubicon 2025.
Ramli yang sekarang memiliki pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) berarti berada dalam golongan Perwira Pertama di jajaran kepolisian, yaitu di atas Inspektur Polisi Satu (Iptu) dan di bawah Komisaris Polisi (Kompol).
Tanda pangkat AKP berupa tiga balok emas yang terletak di bahu.
Gaji bulanan seorang polisi dengan pangkat AKP berkisar antara Rp3.141.900 hingga Rp5.163.100, seperti dilaporkan oleh Tribun Jateng.
Selain gaji pokok, terdapat tambahan sebesar Rp3.781.000.
Besaran gaji ditentukan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2024 mengenai Perubahan Ketiga Belas terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 tentang Aturan Gaji Anggota Polri.
Profil singkat AKP Ramli
AKP Ramli menjabat sebagai Kepala Seksi Hukum (Kasikum) dari Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polrestabes Makassar setelah melakukan serah terima jabatan (sertijab) pada bulan Juni 2025.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Tallo, Polrestabes Makassar, Polda Sulsel.
Ia memiliki gelar Sarjana Hukum atau SH.
Ia dikenal dekat dengan panggilan Aji oleh keluarganya.
Sebagai Kepala Bagian Hukum, AKP Ramli bertanggung jawab langsung kepada Kapolrestabes Makassar.
AKP Ramli bertanggung jawab memberikan bantuan hukum kepada seluruh personel Polrestabes Makassar mengenai masalah yang berkaitan dengan tugas maupun kehidupan pribadi.
Ia mempersiapkan dan meninjau produk-produk hukum (peraturan, kebijakan) yang dikeluarkan Polrestabes agar sesuai dengan undang-undang dan peraturan Polri.
Ia juga turut mendukung unit kerja dan personel Polrestabes yang sedang menghadapi proses hukum.
Informasi terlengkap dan menarik lainnya di Googlenews
