Apresiasi Pengungkapan Kasus Korupsi di Pali, Ketua GAASS OKUS Tantang Kejati Sumsel Bongkar Dugaan Praktik KKN di kab. Oku Selatan
Media Investigas|Palembang — Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumatra Selatan (GAASS) Kabupaten Oku Selatan memberikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan atas keberhasilannya mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali).
Meski demikian, GAASS OKUS mengingatkan bahwa pekerjaan rumah (PR) Kejati Sumsel dalam memberantas korupsi di wilayah Bumi Serasan Seandanan masih menanti tindakan nyata.
Ketua GAASS Kabupaten Oku Selatan, Mustamirul Akbar menyatakan bahwa langkah tegas yang menunjukkan taji Kejati Sumsel di Kabupaten Pali harus menjadi stimulus untuk membersihkan wilayah-wilayah lain di Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Oku Selatan.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kinerja Kejati Sumsel yang telah berani dan transparan melakukan pengungkapan kasus korupsi di Kabupaten Pali. Ini bukti bahwa penegakan hukum kita tidak pandang bulu,” ujarnya kepada awak media.
Kami Menanti Gebrakan Kejati di Oku Selatan
Namun, di balik apresiasi tersebut, GAASS OKUS juga menyampaikan tantangan terbuka kepada pihak kejaksaan. Menurutnya, publik saat ini tengah menunggu gebrakan serupa untuk membongkar indikasi aroma korupsi yang diduga terjadi di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG), Serta Program KUR Bank BRI, SUMSEL,Dan Lain-Lain di Kabupaten Oku Selatan.
“Apresiasi di Pali itu baru permulaan. Kami, masyarakat Oku Selatan, sekarang menunggu giliran. Kami mendesak dan menunggu keberanian Kejati Sumsel untuk segera masuk dan mengusut tuntas indikasi penyimpangan anggaran yang ada di beberapa OPD, pengelolaan keuangan di BUMD, serta carut-marut program MBG Serta Program KUR Bank BRI, SUMSEL di Oku Selatan,” tegas Akbar Ketua GAASS Oku Selatan.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap OPD dan BUMD sangat krusial mengingat sektor-sektor tersebut mengelola dana rakyat dalam jumlah besar yang seharusnya berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, bukan justru menjadi ladang memperkaya diri bagi oknum tertentu.
Di akhir pernyataannya, Ketua GAASS Oku Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu korupsi di daerah dan siap menyuplai data pendukung jika diperlukan oleh aparat penegak hukum.
“Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan terus menyuarakan ini sampai ada tindakan nyata dari Kejati Sumsel di Kabupaten Oku Selatan. Jangan sampai penegakan hukum terkesan tebang pilih atau hangat-hangat tahi ayam,” pungkasnya.(Alfin)
