Erick Thohir Dikabarkan Pindah ke Kursi Menteri Pemuda dan Olahraga, Rosan Memimpin BUMN
SEPUTAR CIBUBUR-Issue reshuffle kabinet kembali muncul setelah beredar kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo yang baru saja dipecat.
Kursi Erick di Kementerian BUMN disebut-sebut akan diisi oleh Rosan Perkasa Roeslani, yang saat ini menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara.
Menurut analis politik dari Citra Institute, Efriza, pergeseran posisi ini tidak lepas dari evaluasi kinerja.
Ia menilai Erick lebih tepat mengurusi bidang olahraga, mengingat rekam jejaknya di PSSI dan pengalaman sukses sebagai Ketua Panitia Asian Games 2018.
“Erick dinilai belum cukup optimal dalam menyelesaikan masalah BUMN. Namun, di olahraga ia memiliki catatan positif, sehingga dianggap layak untuk kursi Menpora,” kata Efriza, Selasa (16/9/2025).
Sementara itu, Rosan dianggap memiliki modal kuat untuk kembali ke BUMN. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN dan memiliki pengalaman manajerial yang luas, termasuk perannya di dunia usaha serta politik.
Pelantikan Erick Thohir disebut akan dilakukan di Istana Negara hari ini. Jika benar, ini akan menjadi reshuffle jilid II di masa awal pemerintahan Prabowo.
Penempatan Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga dianggap sebagai strategi Presiden Prabowo memperkuat kebijakan pemuda dan olahraga. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan prestasi atlet Indonesia sekaligus membangun generasi muda yang lebih kompetitif di tingkat global.
Profil Singkat Erick Thohir
Erick Thohir bukan sosok asing di pemerintahan. Ia menjabat Menteri BUMN sejak era Presiden Joko Widodo dan dikenal mendorong transformasi digital, efisiensi, hingga peningkatan kinerja perusahaan negara.
Di dunia olahraga, Erick memimpin PSSI sejak 2023 dengan agenda transformasi sepak bola nasional, termasuk persiapan timnas di ajang internasional.
Ia juga pernah memimpin Asian Games 2018 yang dianggap sukses dalam penyelenggaraannya.
Selain itu, Erick memiliki jejak bisnis yang panjang. Ia mendirikan Mahaka Group, serta pernah menjadi pemilik klub sepak bola Inter Milan dan klub basket NBA Philadelphia 76ers.***
